Banyu
wangi. Telah
menjadi kebiasaan bahwa tiap-tiap pemimpin daerah dalam memajukan daerahnya
menerapkan berbagai macam program kegiatan, dengan menggunakan slogan
masing-masing, agar daerah tersebut dapat lebih maju dan dapat bersaing dengan
daerah lain. Dimunculkannya slogan tersebut, guna memberikan semangat, dorongan
dan spirit kepada masyarakat agar dapat melakukan gerakan pembangunan untuk
mencapai tujuan yang terkandung dalam visi missi pemerintah daerah.
Misalnya, ketika banyuwangi dipimpin oleh Bupati Purnomo Sidiq, menggunakan slogan Gema Wisata, Banyuwangi Beriman dan Berahmad. Bupati Samsul Hadi, menggunakan slogan Gema Wisata, Banyuwangi Jenggirat Tangi. Bupati Ratna Any Lestari, menggunakan slogan Banyuwangi Ijo Royo-Royo dan Bupati Abdullah Azwar Anas Greend and Clean ( hijau dan bersih).
Perlu diketahui bahwa, setiap slogan tersebut mengandung makna tersendiri sesuai dengan bidang pembangunan masing-masing, guna turut serta menggerakkan masyarakat untuk membangun wilayah desa dan tata kota kebersihan serta konservasi, sesuai dengan motto : Beriman dan berahmad.
Guna mencapai tujuan, perlu adanya peran serta masyarakat untuk melestarikan hasil dari pada kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah bersama dengan masyarakat. Baik itu kebersihan, keindahan tata ruang kota maupun pembangunan-pembangunan yang berhubungan dengan pendidikan dan ekonomi.
Salah satu contoh dari pada slogan Greend and Clean yang dicanangkan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas adalah menanam se milliard pohon yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten serta penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH), agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Di
ruang kerjanya Arief Setyawan, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan
Banyuwangi menerangkan bahwa adanya Greend and Clean ini, Pemerintah Kabupaten
Banyuwangi melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan, melaksanakan salah satu
kegiatan penataan ruang terbuka hijau (RTH), utamanya di Taman Sritanjung,
Taman Makam Pahlawan dan Taman Blambangan, yang merupakan kegiatan terpadu agar
nantinya masyarakat dan elemen masyarakat yang lainnya, dapat memanfaatkan
untuk kebutuhan education dan social ekonomi.
Dirinya menambahkan bahwa dilaksanakannya kegiatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi paru-paru kota dan econ kota, bertujuan agar masyarakat dapat merubah prilaku dan memiliki sciel serta kepedulian hidup RTH tersebut sekaligus turut serta melakukan pemanfaatan lahan untuk ditanami sesuai dengan kebutuhannya.(dod).

Jambi mungkin tidak setenar tetangganya, Palembang yang belum lama menjadi tuan rumah perhelatan...
Read more...WOW... keren. Keren banget. Beberapa anggota rombongan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)...
Read more...Dari hasil penelitian intensif dan uji karbon dipastikan bahwa umur bangunan yang terpendam...
Read more...Banyuwangi. Telah menjadi kebiasaan bahwa tiap-tiap pemimpin daerah dalam memajukan daerahnya menerapkan...
Read more...Banyuwangi. Dengan berbagai macam alasan, lama kelamaan semakin banyak warga yang kecewa...
Read more...Surabaya - Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya memutuskan akan mendeportasi Tirana Hassan,...
Read more...Bersama dengan Tirana Hassan, peneliti asal Australia, Andreas Harsono yang aktifis HAM dan...
Read more...Sukabumi. Keberadaan peraturan daerah (Perda) tentang wajib belajar pendidikan Islam di Kabupaten...
Read more...Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH menyerahkan secara simbolis paket bantuan sosial Kemetrian...
Read more...Lama kelamaan para nelayan yang biasa bongkar ikan di pelabuan boom Banyuwangi mengeluh dan...
Read more...