Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Hotspot: BI Setuju Kenaikan Harga BBM Bersubsidi - Thursday, 23 February 2012 12:20
Hotspot: Menteri Perindustrian komentari "Esemka" - Wednesday, 11 January 2012 09:57
Hotspot: 750 Personel Polri dan TNI Amankan Timika - Wednesday, 30 November 2011 12:05
Hotspot: Satu Lagi Korban Jembatan Kartanegara Ditemukan - Monday, 28 November 2011 10:00
Hotspot: Freeport Tawarkan Gaji Rp 12,7 juta/bulan - Wednesday, 23 November 2011 14:00
Hotspot: BI Keluarkan Kebijakan Lalu Lintas Devisa - Monday, 03 October 2011 15:31
Hotspot: Wujudkan "Internal Act Security" For Indonesia - Thursday, 29 September 2011 08:37
Hotspot: Bom Solo Tidak Membatalkan Sidang Asian Parliamentary Assembly - Wednesday, 28 September 2011 15:46
Hotspot: KPK Periksa Ali Mudhori dan Iskandar Pasajo - Thursday, 15 September 2011 11:55

Mobil Nasional Dan Nama-nama Hewan

User Rating:  / 0
PoorBest 

Produk unggulannya diberi nama Fin Komodo. "FIN itu singkatan dari Formula Indonesia. Nah Komodonya itu juga diambil sebagai ciri khas nama Indonesia," kata Ibnu.

Jakarta. Mengapa para pembuat mobil nasional gemar menggunakan nama-nama hewan sebagai nama kendaraan mereka?

Hingga pertengahan 1990-an, cita-cita membangun industri mobil nasional masih menjadi salah satu program utama pemerintah.

Salah satu proyek rintisan yang dicanangkan pemerintah saat itu, adalah merancang dan memproduksi mobil bernama Maleo (macrocephalon maleo), yang diambil dari nama burung endemik di Sulawesi.

"Nama Maleo itu dipilih karena saat itu memang kita mencari jenis hewan yang lincah, gesit, dan asli Indonesia," kata Ibnu Susilo, yang saat Maleo dirancang pada 1996 menjabat sebagai kepala insinyur desain mobil nasional.

Ibnu juga pernah bekerja sebagai Kepala Departemen Master Dimensi Definisi dan bertanggung jawab untuk seluruh bentuk perancangan pesawat terbang N-250 di PT Dirgantara Indonesia, sebelum kemudian banting setir sebagai produsen kendaraan off road.

Produk unggulannya diberi nama Fin Komodo. "FIN itu singkatan dari Formula Indonesia. Nah Komodonya itu juga diambil sebagai ciri khas nama Indonesia," kata Ibnu.

Nama komodo (varanus komodoensis), menurut Ibnu, sangat khas sehingga tak perlu keliru menyebutnya dalam bahasa apapun di dunia.

"Bahasa Inggrisnya ya komodo, Arab ya komodo, Cina juga komodo," jelasnya sambil terkekeh.

Produk kendaraan yang umum dipakai di lapangan untuk area sulit di perkebunan, pegunungan dan pertambangan ini sudah dijual sejak 2009 dan menurut Ibnu kinerjanya 'lebih baik' ketimbang kendaraan sekelasnya meskipun buatan asing.

"Kalau Anda coba naik, ketemu jalan tidak rata dan bergelombang, guncangannya nyaris tidak terasa, seperti naik sedan."

"Desainnya dibuat antiguling karena cengkeraman kaki-kakinya sangat kuat, seperti badan dan kaki komodo," tambah Ibnu berpromosi.

'Tak Sesuai'

Sekitar 10 tahun setelah Maleo lahir, dan mati muda, lahir Marlip alias Marmut Listrik LIPI.

Kendaraan mini untuk dua sampai empat penumpang ini adalah produk mobil listrik pertama di Indonesia, dilahirkan dari tangan para peneliti di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI.

"Idenya dulu adalah bahwa marmut ini binatang yang kecil tapi lincah, gesit, dan cepat beranak-pinak," kata Maksun Syamsuddin, pemilik PT Patra Teguh Abadi, yang kini menjadi pemasar komersial Marlip.

Apa daya, ternyata kemudian pertumbuhan si marmut (mures montii) ini tidaklah secepat yang dicita-citakan. Dalam setahun terakhir ini, menurut Maksun, hanya 20 unit yang dipasarkan.

"Tapi namanya tetap Marlip, nanti muda-mudahan masih terus berkembang-biak," katanya.

Setelah Marlip muncul pula Kancil, kendaraan kecil yang mudah ditemui ditemui di beberapa titik sekitar pusat ibukota Jakarta dan sempat diproyeksikan menggantikan keberadaan ribuan unit kendaraan angkutan penumpang Bajaj yang dianggap tak manusiawi dan polutif.

Kancil yang merupakan akronim dari Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah ini dibuat ramah lingkungan dnegan sistem hybrid; mampu beroperasi baik dengan pasokan BBM maupun gas.

Nama Kancil (tragulus javanicus) juga mengingatkan orang pada kejayaan Kijang (muntiacus muntjak) salah satu produk best seller di Indonesia dari Toyota, pabrikan otomotif raksasa Jepang.

Nyatanya Kancil gagal mengekor kesuksesan Kijang dan sampai kini belum mampu menggeser dominasi Bajaj dari jalan-jalan di ibukota.

'Nama mantap'

Kendaraan lain yang juga didesain sekelas dengan Bajaj dan Kancil, adalah Tawon, besutan PT Super Gasindo Jaya, yang berlokasi di Rangkasbitung, Banten.

Nama Tawon, menurut perancang dan pemilik Gasindo, Koentjoro Njoto, merupakan inspirasi dari hewan lebah madu (apex indica).

Alkisah pada tahun 2007 saat Tawon baru dirancang, Koentjoro mengaku sedang mencari-cari nama yang dianggap cocok untuk produk kendaraan idamannya.

"Maunya yang dimengerti oleh balita sampai manula, orang di mana saja,"kisah Koentjoro.

Dalam sebuah rapat yang berkaitan dengan produksi mobilnya, tiba-tiba muncul nama Tawon.

"Pulang dari meeting itu, kok ya mobil saya penuh dengan tawon," tambah Koentjoro.

Nama Tawon juga diyakininya membawa berkah karena hewan peghasil madu ini dideskripsikan rajin bekerja, suka gotong-royong, produktif, dan bahkan seperti disebut Koentjoro 'disebut sebagai mahluk istimewa dalam kita suci al-Qur'an'.

"Pokoknya saya mantap pakai nama itu," tambahnya serius.

Mantap di sisi nama nampaknya belum memastikan kemulusan proyeksi bisnis Tawon. Produk yang semula direncanakan dilepas ke pasar umum tahun lalu, baru direncanakan akan dirilis pada khalayak awal tahun ini.

Meski demikian Koentjoro tetap meyakini kesaktian nama pilihannya.

Buktinya, sementara ini sudah ada pesanan 200 unit Tawon jenis Metro, sebagai kendaraan angkutan perkotaan di Surabaya dan beberapa lokasi lain.

Pria yang mengaku hanya butuh tiga bulan mendesain Tawon itu juga yakin, berkah Tawon masih terus mengalir ditengah hebohnya isu mobil nasional beberapa pekan terakhir.

"Kami siap buka pabrik baru yang bisa memproduksi maksimal 600 unit tawon per bulan." (am/aw/ads)

Rehat Lainnya

Negeri 5 Menara; Man Jadda Wajada

Negeri 5 Menara; Man Jadda Wajada

Jakarta. Man jadda wajada alias siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil,...

Read more...
Mobil Nasional Dan Nama-nama Hewan

Mobil Nasional Dan Nama-nama Hewan

Produk unggulannya diberi nama Fin Komodo. "FIN itu singkatan dari Formula Indonesia. Nah...

Read more...
Presiden SBY Mantu Di Cipanas

Presiden SBY Mantu Di Cipanas

CIANJUR. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyelenggarakan pernikahan putera keduanya...

Read more...
Akad Nikah Ibas-Aliya Lalu Lintas Cipanas mulai Padat

Akad Nikah Ibas-Aliya Lalu Lintas Cipanas mulai Padat

CIPANAS. Lalu lintas kawasan Cipanas khususnya di sekitar Istana Cipanas sekitar pukul 08:00...

Read more...
Mempelai Kenakan Pakaian Warisan Sultan HB VII

Mempelai Kenakan Pakaian Warisan Sultan HB VII

Pasangan calon pengantin KPH Yudanegara (Achmad Ubaidillah) dengan GKR Bendara (Jeng Reni),...

Read more...
Pendidikan Anak dalam Pandangan Rasulullah Saw

Pendidikan Anak dalam Pandangan Rasulullah Saw

Dalam kehidupan rumah tangga, salah satu masalah terpenting yang harus diperhatikan secara...

Read more...
Nilai Bekerja dan Menghargai Pekerja

Nilai Bekerja dan Menghargai Pekerja

Kepribadian dan kemuliaan diri dapat terbangun dengan upaya dan kerja. Siapa yang ingin menjadi...

Read more...

Kisah Bijak Para Sufi: Raksasa dan Sufi

Seorang Guru Sufi sedang berkelana seorang diri melewati daerah pegunungan yang tandus, tiba-tiba...

Read more...

Seni Memperoleh Tempat Berkembang di Keraton

Berbagai ragam kesenian berkembang di lingkungan keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat....

Read more...

Hikmah Idul Fitri, Belajar Memahami Perbedaan

ALHAMDULILLAH, Idul Fitri telah berlalu. Dengan segala hiruk-pikuk “hisab“ dan “ru’yat”,...

Read more...
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com