Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Hotspot: BI Setuju Kenaikan Harga BBM Bersubsidi - Thursday, 23 February 2012 12:20
Hotspot: Menteri Perindustrian komentari "Esemka" - Wednesday, 11 January 2012 09:57
Hotspot: 750 Personel Polri dan TNI Amankan Timika - Wednesday, 30 November 2011 12:05
Hotspot: Satu Lagi Korban Jembatan Kartanegara Ditemukan - Monday, 28 November 2011 10:00
Hotspot: Freeport Tawarkan Gaji Rp 12,7 juta/bulan - Wednesday, 23 November 2011 14:00
Hotspot: BI Keluarkan Kebijakan Lalu Lintas Devisa - Monday, 03 October 2011 15:31
Hotspot: Wujudkan "Internal Act Security" For Indonesia - Thursday, 29 September 2011 08:37
Hotspot: Bom Solo Tidak Membatalkan Sidang Asian Parliamentary Assembly - Wednesday, 28 September 2011 15:46
Hotspot: KPK Periksa Ali Mudhori dan Iskandar Pasajo - Thursday, 15 September 2011 11:55

Presiden: Banyak Pejabat Tidak Paham Kebijakan Ekonomi

User Rating:  / 0
PoorBest 

Jakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menuding banyak pejabat pemerintah, utamanya pemerintah daerah, yang tidak paham kebijakan ekonomi, termasuk kebijakan fiskal hingga perencanaan anggaran bagi daerahnya.


Hal itu disampaikan Presiden Yudhoyono, Jumat (24/6), saat memimpin sidang paripurna kabinet membahas implementasi APBN 2011. Menurut Presiden, ketidakpahaman itu menyebabkan tidak optimalnya pengelolaan anggaran, yang menyebabkan tidak tercapainya program pembangunan.

Kepala Negara menegaskan, APBN/APBD yang dialokasikan ke daerah-daerah bukan warisan dari nenek moyang, melainkan dari pajak yang harus dibayarkan oleh rakyat. Oleh karenanya pengelolaannya harus benar-benar hati-hati agar tidak diselewengkan.

Ini bukan uang nenek moyang kita, uang yang diperoleh dari pajak dari berbagai penerimaan. Saya minta Mendagri terus upgrading tentang APBD, kebijakan fiskal, cara meningkatkan investasi, cara meningkatkan lapangan kerja di daerah, cara mengurangi kemiskinan dari sisi ekonomi, kata Yudhoyono.

Presiden membandingkan daerah-daerah di Indonesia yang banyak lebih besar dibandingkan Singapura. Banyak kabupaten yang jumlah penduduk dan luas di atas Singapura. Bayangkan kalau dikelola dengan tidak professional, negara kita tidak optimal apa yang dicapai dalam pembangunan ini, begitu Yudhoyono.

Bukan tipe emosional
Pada bagian lain, Presiden menegaskan dirinya bukan tipe pengambil keputusan yang suka emosional, tapi selalu rasional dan dipikirkan dalam-dalam.

Saya bukan tipe mengambil sesuatu secara emosional, tapi harus rasional, dipikirkan dalam-dalam. Tiap policy, apa dampaknya, kata Yudhoyono.

Menurutnya, salah satu dampak dari kebijakan semacam itu pemerintah harus menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas. Bahkan di masa mendatang Indonesia ingin TKI yang bekerja di domestic workers itu bisa susut.

Boleh putra-putri Indonesia bekerja di luar negeri nanti, tapi di luar domestic workers. Konsekuensinya mari perlebar beri peluang untuk lapangan pekerjaan di negeri kita sendiri, begitu Kepala Negara.

Tahun ini dan tahun mendatang, Yudhoyono berjanji sungguh-sungguh melakukan upaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas. Kita sudah punya MP3EI, sasaran dari percepatan dan perluasan pembangunan antara lain ekonomi tumbuh, lapangan kerja tercipta dan pengangguran berkurang, tutur SBY.

Awal bulan depan, Presiden dan Wapres akan memimpin langsung Komite MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia). Gelombang pertama yang akan dilaksanakan adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur berkolerasi dengan pembangunan tenaga kerja.

Kedua, sektor manufaktur. Sektor perkebunan saya dapat cerita, kita bisa buka, gaji sama, lebih dekat, lebih baik. Kalau itu ada opportunity jangan dibiarkan. Dunia usaha tawarkan pekerjaan di sektor perkebunan. Kemudian usaha kecil mikro dan menengah, begitu Yudhoyono. (am/aw/ads)

Politik Lainnya

Penangguhan DW belum Disetujui

Penangguhan DW belum Disetujui

Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) enggan terburu-buru mengambil keputusan...

Read more...
Penangguhan Penahanan DW belum Disetujui

Penangguhan Penahanan DW belum Disetujui

Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) enggan terburu-buru mengambil keputusan...

Read more...

Anggota DPR pada ke mana Nih?

"Anggota DPR-nya pada ke mana nih?" seru Ketua DPR Marzuki Alie, begitu duduk di kursi pimpinan...

Read more...
Melorot di Survei, PKS Tak Punya Tokoh & Ditinggal Masyarakat Kota

Melorot di Survei, PKS Tak Punya Tokoh & Ditinggal Masyarakat Kota

Jakarta. PKS melorot jauh ke bawah dalam hasil survei yang digelar sejumlah...

Read more...

Enam Rekomendasi untuk Kasus Century

Jakarta. Rapat kerja antara Tim Pengawas Century DPR RI, Komisi Pemberantasan Korupsi dan...

Read more...
Pembatasan BBM Bikin Orang Berantem di SPBU

Pembatasan BBM Bikin Orang Berantem di SPBU

Bekas Wapres Jusuf Kalla (JK) ikut gemas dengan rencana pembatasan BBM subsidi. Dia khawatir,...

Read more...
Menpan RB: pelaporan harta kekayaan PNS diperluas

Menpan RB: pelaporan harta kekayaan PNS diperluas

Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengatakan...

Read more...
Fuad Bawazier: Pemerintahan SBY Korup Berkedok Bersih

Fuad Bawazier: Pemerintahan SBY Korup Berkedok Bersih

Kemajuan sebenarnya adalah usaha rakyat, pemerintah hanya mengklaim. Kebijakan SBY-Boediono...

Read more...
Ical Diputuskan dalam Rapimnas 2012

Ical Diputuskan dalam Rapimnas 2012

SANGATA. Penetapan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon Presiden dari partai...

Read more...
Rekan Muhaimin Dipersoalkan

Rekan Muhaimin Dipersoalkan

Jakarta. Terdakwa kasus dugaan suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans),...

Read more...
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com