Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Azwar Abubakar mengatakan pemerintah akan memperluas pelaporan harta
kekayaan pegawai negeri sipil hingga golongan II D ke atas.
"Yang golongan I ya gak usah lah. tapi II D, yang sudah jadi pimpro
boleh aja kan. Tapi kalau kita pukul rata eselon II, eselon III, eselon
I, yang lain tidak kena, padahal strategis. Jadi saya kira kita perluas
lagi," katanya seusai rapat di Istana Wapres, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, perluasan tersebut telah disetujui dalam rapat
reformasi birokrasi dan kini pihaknya masih mengkaji dasar hukum yang
tepat.
"Nanti kita atur. Bisa kepmen (keputusan menteri), bisa surat
keputusan bersama para menteri, tapi ini masih kita atur di timnya lagi.
Konsepnya sudah disetujui," katanya.
Rencananya, menurut dia, pelaporan harta kekayaan wajib sejak
diangkat menjadi PNS, dan dilakukan secara berkala. Namun demikian, ia
menambahkan pihaknya masih mengkaji bentuk-bentuk yang tepat.
"PNS itu melaporkan harta kekayaan dari mulai masuk, secara berkala
melaporkan tapi kan beda PNS, beda jenjangnya, beda strategisnya, ini
juga kita atur nanti ada PNS atau penyelenggara negara yang lapor ke
KPK, ada yang mungkin sampai inspektur jenderal di kementerian, ada yang
sampai atasan langsungnya saja," katanya.
Ia mengharapkan dengan adanya perluasan kewajiban pelaporan harta
kekayaan bagi para PNS dapat menekan terjadinya penyalahgunaan
kewenangan, seperti dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam fenomena
rekening gendut PNS-PNS muda.
Perluasan pelaporan harta kekayaan tersebut, menurut dia, juga
berhubungan dengan reformasi birokrasi yang kini tengah digalakkan oleh
pemerintah.
"Tujuan dari reformasi birokrasi satu kalimat adalah menciptakan
birokrasi yang bersih, kompeten, dan melayani. Untuk bersih itu kan
perlu keterbukaan, jadi kantong PNS itu terbuka, transparan," katanya.(am/aw/ads)

Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) enggan terburu-buru mengambil keputusan...
Read more...Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) enggan terburu-buru mengambil keputusan...
Read more..."Anggota DPR-nya pada ke mana nih?" seru Ketua DPR Marzuki Alie, begitu duduk di kursi pimpinan...
Read more...Jakarta. PKS melorot jauh ke bawah dalam hasil survei yang digelar sejumlah...
Read more...Jakarta. Rapat kerja antara Tim Pengawas Century DPR RI, Komisi Pemberantasan Korupsi dan...
Read more...Bekas Wapres Jusuf Kalla (JK) ikut gemas dengan rencana pembatasan BBM subsidi. Dia khawatir,...
Read more...Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengatakan...
Read more...Kemajuan sebenarnya adalah usaha rakyat, pemerintah hanya mengklaim. Kebijakan SBY-Boediono...
Read more...SANGATA. Penetapan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon Presiden dari partai...
Read more...Jakarta. Terdakwa kasus dugaan suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans),...
Read more...