"Bom Solo tidak menyurutkan niat para delegasi dari
berbagai negara Asia itu untuk datang ke Solo. Sampai saat ini, tercatat
ada 17 dari 20 negara yang telah mengkonfirmasi kehadirannya. Nur Wahid
menyatakan, tidak ada satu pun delegasi yang membatalkan kedatangan
mereka karena Bom Solo" ujar Nur Wahid yang juga merupakan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen di
DPR, saat ini sedang berada di Solo untuk mengikuti sidang Asian
Parliamentary Assembly yang digelar tanggal 28-29 September 2011.
Politisi PKS Hidayat Nur Wahid mengecam ledakan bom bunuh diri yang
terjadi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Minggu 25
September 2011. Menurutnya, tindakan tersebut tidak sesuai dengan ajaran
Islam.
“Jangan sampai bom bunuh diri ini menghadirkan permusuhan
antarumat beragama. Kalau terjadi permusuhan antarumat beragama, maka
para teroris berhasil, karena permusuhan dan sikap saling curiga inilah
yang diinginkan oleh para teroris,” tambahnya.
Mantan Ketua MPR itu
menambahkan, teror-teror bom bunuh diri seperti itu harus diwaspadai.
“Disadari atau tidak, terorisme melanggar ajaran agama itu sendiri.
Islam tidak mengajarkan tindakan untuk menyerang tempat ibadah agama
lain. Apalagi tindakan bom bunuh diri, jelas dilarang,” katanya.
Oleh sebab itu, Nur Wahid menegaskan, terorisme jangan sampai dicampuradukkan dengan ajaran agama Islam.
