SAMARINDA. Satu lagi
korban runtuhnya Jembatan Kartanegara di Kota Tenggarong, Kabupaten
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang runtuh, Minggu (27/11) malam,
ditemukan.
Kepala Sub Bidang Penanggulangan Bencana pada Kantor Kesbang
Linmas Kutai Kartanegara, Herlambang, Senin (28/11) dini hari,
membenarkan temuan satu korban korban runtuhnya Jembatan Kartanegara
tersebut.
"Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi ambruknya jembatan sekitar pukul 21.30 WITA," ungkap Herlambang.
Namun, pihaknya belum tahu secara pasti, apakah korban tersebut
berjenis kelamin wanita atau laki-laki, karena jasad korban tersebut
segera dibawa ke Rumah Sakit Parikesit Tenggarong untuk diidentifikasi.
Dengan ditemukannya satu korban jembatan runtuh tersebut, maka
jumlah korban tewas akibat ambruknya Jembatan Kartanegara pada Sabtu
(26/11) sebanyak lima orang.
"Hingga saat ini (Minggu malam) sudah ada lima korban tewas yang
berhasil ditemukan akibat ambruknya Jembatan Kartanegara. Tim SAR saat
ini masih terus melakukan upaya pencarian dengan melakukan penyisiran di
sepanjang Sungai Mahakam," kata Herlambang.
Ia mengakui adanya hambatan tim SAR dalam melakukan pencarian
korban yakni arus Sungai Mahakam cukup yang cukup deras dan tiang
jembatan yang terancam roboh juga menyulitkan proses pencarian korban.
Sementara itu, data pada Posko Orang Hilang Ambruknya Jembatan
Kartanegara di Tenggarong Kutai Kartanegara hingga Minggu malam
tercatat, 33 orang yang dilaporkan masih hilang oleh keluarganya.
(Ant/am/aw)
