Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Hotspot: BI Setuju Kenaikan Harga BBM Bersubsidi - Thursday, 23 February 2012 12:20
Hotspot: Menteri Perindustrian komentari "Esemka" - Wednesday, 11 January 2012 09:57
Hotspot: 750 Personel Polri dan TNI Amankan Timika - Wednesday, 30 November 2011 12:05
Hotspot: Satu Lagi Korban Jembatan Kartanegara Ditemukan - Monday, 28 November 2011 10:00
Hotspot: Freeport Tawarkan Gaji Rp 12,7 juta/bulan - Wednesday, 23 November 2011 14:00
Hotspot: BI Keluarkan Kebijakan Lalu Lintas Devisa - Monday, 03 October 2011 15:31
Hotspot: Wujudkan "Internal Act Security" For Indonesia - Thursday, 29 September 2011 08:37
Hotspot: Bom Solo Tidak Membatalkan Sidang Asian Parliamentary Assembly - Wednesday, 28 September 2011 15:46
Hotspot: KPK Periksa Ali Mudhori dan Iskandar Pasajo - Thursday, 15 September 2011 11:55

Proyek Listrik 10.000 MW Terganjal

User Rating:  / 0
PoorBest 

Jakarta. Koordinasi antarkementerian dalam menuntaskan proyek infrastruktur ternyata masih buruk. Hal tersebut terlihat dari macetnya pembangunan proyek listrik 10.000 MW tahap dua.

Kurang baiknya koordinasi antarkementerian ini bisa dilihat dari kasus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kementerian ESDM mengeluhkan lambatnya (Kemenkeu) dalam memberikan jaminan aset pemerintah. Hal itu membuat proses megaproyek listrik 10 ribu megawatt (MW) tahap II masih terhambat.

“Hingga saat ini, masih belum ada aksi dari pemerintah (aksi lamban) terkait jaminan aset dari pemerintah. Karena ini terkait pembangkit PLN,” ungkap Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan KESDM Kardaya Warnika di Jakarta, kemarin.

Menanggapi hal itu, Pengamat Energi Mamit Setiawan menilai, perlu secepatnya dilakukan koordinasi yang baik antar Kementerian terkait. Dalam hal ini, Kementerian ESDM dengan Ke­menkeu wajib membina hubungan baik agar mempercepat me­gaproyek yang sudah menga­lami kemunduran dari target penyelesaiannya itu.

Ia mengingatkan agar koordi­nasi buruk tidak lagi terjadi demi ketahanan energi nasional. “Koordinasi yang kurang baik harus segera diatasi. Jika Menteri ESDM sibuk, bisa mengandalkan Wakil Menteri sebagai utusan perundingan ke Kemenkeu. Jangan sampai mengorbankan proyek yang penting,” ujar Mamit kemarin.

Dia mengimbau agar pe­me­rintah tanggap menuntaskan masalah birokrasi yang menjadi hambatan.

Kelambanan birokrasi, pinta dia,  harus dipangkas agar tidak membuat kepercayaan in­vestor padam. Sebab, megaproyek 10.000 MW tahap I juga terbukti molor dari target penyele­saian. Hal ini harus dijadikan pelajaran agar pemerintah tidak mengulang kesalahan serupa.

“Dampaknya kalau proyek ini mundur terus, maka investor tidak percaya lagi. Kedua, ini berakibat bagi masyarakat Indonesia yang masih belum mendapat aliran listrik,” jelasnya.

Menurut Mamit, hambatan komunikasi ini harus segera di­mediasi oleh Kementerian Koordinator Perekonomian. Indonesia sudah membuat rencana jangka panjang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang mendorong pertumbuhan infrastruktur meliputi jalan, jem­batan dan ketersediaan energi. Listrik merupakan komponen penting yang menentukan ber­hasil tidaknya MP3EI.

Mandeknya megaproyek 10.000 MW ini, lanjut Kardaya, bukan kesalahan PLN. Secara hukum, PLN tidak bisa dituntut karena yang bisa mengeluarkan jaminan aset itu hanya Kemen­keu. “PLN secara hukum tidak bisa dituntut sehingga yang bisa dijamin ada­lah aset pemerintah. Jadi kalau belum ada jaminannya ya tidak akan jalan,” jelas Kardaya.

Namun, dirinya belum mengetahui kapan akan terealisasi jaminan aset karena Kemenkeu yang mengambil keputusan. “Jangan tanya ke saya tanya ke menkeu, saya tidak punya kewenangan untuk itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, program 10.000 MW tahap II akan dikhususkan untuk energi panas bumi dan air.

Ketika mencoba konfirmasi ke Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Hadianto, ponselnya ternyata tidak aktif. (am/aw/ads)

X-Files Lainnya

AS kutuk putusan mati Iran atas tersangka "mata-mata CIA"

Washington. Juru bicara Gedung Putih, Senin (9/1), mengutuk Iran karena menjatuhkan hukuman...

Read more...
Anak Qaddafi dikhianati Pemandunya Sendiri

Anak Qaddafi dikhianati Pemandunya Sendiri

"Saya telah sepakat dengan pasukan anti Qaddafi (yang menangkap Saif al-Islam) bahwa tempat...

Read more...

Proyek Listrik 10.000 MW Terganjal

Jakarta. Koordinasi antarkementerian dalam menuntaskan proyek infrastruktur ternyata masih...

Read more...

Proyek Listrik 10.000 MW Terganjal Aturan Kemenkeu

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE ...

Read more...

RUU Intelijen tidak Ancam Kebebasan Pers

Jakarta. Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM Wahiduddin...

Read more...
Polisi Sita 165 Senjata Tajam Tujuan Ambon

Polisi Sita 165 Senjata Tajam Tujuan Ambon

Jakarta. Aktivitas perekonomian di Kota Ambon, Maluku, berangsur pulih, dua hari pascabentrokan...

Read more...
Kapolri Kunjungi Ambon

Kapolri Kunjungi Ambon

Ambon. Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dijadwalkan mengunjungi Ambon, Kamis siang (15/9)....

Read more...

Penumpang diperiksa ketat di pelabuhan Ambon

Ambon. Puluhan aparat TNI dan Polri melakukan pemeriksaan ketat terhadap para penumpang kapal...

Read more...

Mendagri: Ambon Perlu Kajian Khusus BIN

Jakarta. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta agar Badan Intelejen...

Read more...
Konspirasi Tragedi 11 September

Konspirasi Tragedi 11 September

Tragedi 11 September di Amerika yang menewaskan kuranglebih 3.000 orang warga sipil, merupakan...

Read more...
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com