Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Hotspot: BI Setuju Kenaikan Harga BBM Bersubsidi - Thursday, 23 February 2012 12:20
Hotspot: Menteri Perindustrian komentari "Esemka" - Wednesday, 11 January 2012 09:57
Hotspot: 750 Personel Polri dan TNI Amankan Timika - Wednesday, 30 November 2011 12:05
Hotspot: Satu Lagi Korban Jembatan Kartanegara Ditemukan - Monday, 28 November 2011 10:00
Hotspot: Freeport Tawarkan Gaji Rp 12,7 juta/bulan - Wednesday, 23 November 2011 14:00
Hotspot: BI Keluarkan Kebijakan Lalu Lintas Devisa - Monday, 03 October 2011 15:31
Hotspot: Wujudkan "Internal Act Security" For Indonesia - Thursday, 29 September 2011 08:37
Hotspot: Bom Solo Tidak Membatalkan Sidang Asian Parliamentary Assembly - Wednesday, 28 September 2011 15:46
Hotspot: KPK Periksa Ali Mudhori dan Iskandar Pasajo - Thursday, 15 September 2011 11:55

Anak Qaddafi dikhianati Pemandunya Sendiri

User Rating:  / 0
PoorBest 

"Saya telah sepakat dengan pasukan anti Qaddafi (yang menangkap Saif al-Islam) bahwa tempat terbaik untuk menyergap Saif ialah satu wilayah gurun yang dikelilingi oleh dataran tinggi," kata al-Hotmani

Zintan. Saif al-Islam Qaddafi dikhianati dan diserahkan kepada para penangkapnya oleh seorang nomad Libya yang bernama Yussef Saleh al-Hotmani. al-Hotmani rela melakukan hal itu karena ia akan dibayar satu juta euro.

Saif al-Islam yang diburu untuk mendapatkan hukuman dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC), ditangkap pada akhir pekan lalu. Dengan tertangkapnya Saif al-Islam, pemerintah baru di negeri tersebut menyebut kondisi ini sebagai "babak akhir drama di Libya".

Dengan mengenakan penutup kepala berwarna hitam, Yussef Saleh al-Hotmani menghubungi pasukan anti Qaddafi di bagian selatan Libya untuk memberitahukan bahwa rombongan dua mobil yang membawa Saif akan melewati daerah itu pada malam 18 November.

"Saya membuat Saif percaya bahwa saya percaya pada dia," kata al-Hotmani pada Selasa (22/11) di Zintan, tempat Saif al-Islam ditahan di satu penjara rahasia.

Pada malam Saif al-Islam ditangkap, al-Hotmani mengatakan ia melakukan perjalanan bersama pengawal pribadi putra Qaddafi tersebut di mobil pertama iring-iringan mereka.

"Saya telah sepakat dengan pasukan anti Qaddafi (yang menangkap Saif al-Islam) bahwa tempat terbaik untuk menyergap Saif ialah satu wilayah gurun yang dikelilingi oleh dataran tinggi," kata al-Hotmani, Rabu (23/11) pagi ini.

Pada saat itu, pasukan anti Qaddafi dari Zintan, di pegunungan di Libya Barat, dan lima anggota suku al-Hotmani, sedang menunggu.

"Ketika kami tiba dalam kegelapan, tembakan dilepaskan dan cuma diperlukan waktu setengah menit untuk menangkap mobil pertama," katanya. Ditambahkannya, ia sengaja telah memberitahu rombongan Saif al-Islam agar kendaraan dikemudikan dengan jarak tiga kilometer guna memberi waktu kepada pasukan anti Qaddafi untuk berkumpul kembali dan agar al-Hotmani bisa bergabung dengan mereka.

"Ketika mobil kedua tiba, kami mulai menembaki dengan tujuan untuk merusak kendaraan tersebut, sehingga ia tak bisa melarikan diri," katanya.

“Saif al-Islam, yang mengenakan pakaian panjang dan tutup kepala berwarna coklat yang menutupi mukanya, melompat dari mobil berusaha melarikan diri, tapi ia tertangkap. Dan Kami memperlakukan dia sebagai tawanan perang,“ kata al-Hotmani.

Tidak jelas apakah al-Hotmani telah berencana menjebak Saif al-Islam sejak pertama ia berhubungan dengan pasukan anti Qaddafi di gurun Sahara atau apakah ia membelot ketika ia meragukan pembayaran yang dijanjikan kepadanya.

Anggota suku badui Sahara tersebut, yang menyebut dirinya "anak gurun", menolak untuk memberi perincian mengenai kapan atau bagaimana ia menghubungi ke-15 pasukan anti Qaddafi yang menangkap Saif al-Islam.

"Saya yakin (Saif al-Islam dan para pengawalnya) berencana membunuh saya ketika kami tiba di perbatasan. Mereka memiliki dua senjata api, dua granat, satu pisau dan borgol. Mereka siap membunuh saya kalau mereka merasa ragu," kata al-Hotmani. Ia berbicara sementara bendera Libya membalut pundaknya sebagai tanda solidaritas buat para penguasa baru negeri itu.

Pasukan anti Qaddafi yang bersekutu dengan Dewan Peralihan Nasional (NTC) yang menangkap Saif al-Islam menyebut al-Hotmani seorang "pahlawan".

Kurang dari lima ribu dolar AS ditemukan di dalam rombongan kedua mobil tersebut dan al-Hotmani mengatakan ia tak dibayar sepeser pun dari satu juta euro yang dijanjikan buat dia.

"Saya tak meminta pembayaran lebih dulu atau apa pun juga," katanya. "Tak ada uang di dalam mobil itu. Ini membuktikan ia ingin membunuh saya di perbatasan," pungkasnya.(am/aw/ads)

X-Files Lainnya

AS kutuk putusan mati Iran atas tersangka "mata-mata CIA"

Washington. Juru bicara Gedung Putih, Senin (9/1), mengutuk Iran karena menjatuhkan hukuman...

Read more...
Anak Qaddafi dikhianati Pemandunya Sendiri

Anak Qaddafi dikhianati Pemandunya Sendiri

"Saya telah sepakat dengan pasukan anti Qaddafi (yang menangkap Saif al-Islam) bahwa tempat...

Read more...

Proyek Listrik 10.000 MW Terganjal

Jakarta. Koordinasi antarkementerian dalam menuntaskan proyek infrastruktur ternyata masih...

Read more...

Proyek Listrik 10.000 MW Terganjal Aturan Kemenkeu

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE ...

Read more...

RUU Intelijen tidak Ancam Kebebasan Pers

Jakarta. Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM Wahiduddin...

Read more...
Polisi Sita 165 Senjata Tajam Tujuan Ambon

Polisi Sita 165 Senjata Tajam Tujuan Ambon

Jakarta. Aktivitas perekonomian di Kota Ambon, Maluku, berangsur pulih, dua hari pascabentrokan...

Read more...
Kapolri Kunjungi Ambon

Kapolri Kunjungi Ambon

Ambon. Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dijadwalkan mengunjungi Ambon, Kamis siang (15/9)....

Read more...

Penumpang diperiksa ketat di pelabuhan Ambon

Ambon. Puluhan aparat TNI dan Polri melakukan pemeriksaan ketat terhadap para penumpang kapal...

Read more...

Mendagri: Ambon Perlu Kajian Khusus BIN

Jakarta. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta agar Badan Intelejen...

Read more...
Konspirasi Tragedi 11 September

Konspirasi Tragedi 11 September

Tragedi 11 September di Amerika yang menewaskan kuranglebih 3.000 orang warga sipil, merupakan...

Read more...
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com